Senin, 03 Agustus 2015

Thanks for all

Terlahir jadi seorang bayi tanpa dosa, bagai kertas putih tanpa noda. Aku dititipkan Allah pada Ayah dan Ibuku yang tulus merawat dan membesarkanku ini. Ibu berjuang mati-matian untuk mengandungku, melahirkanku, dan membimbingku. Mereka orang yang sangat mengerti disaat aku menangis dikala bayi dulu. Sabar melatihku berjalan hingga aku bisa lari seperti sekarang ini. Yang mengajariku mengucap hingga aku bisa bicara seperti sekarang ini.

Aku yang tadinya tak tau apa-apa kini jadi tau apa yang tak aku tau semua berkat ayah dan ibuku. Aku menjadi gadis yang beranjak dewasa mulai mengenal dunia luar terkadang terlena oleh silaunya kegembiraan luar hingga aku sering melupakan orang tuaku sendiri. Kadang membangkang, dan bahkan menyakiti hati mereka. Namun mereka tak pernah berhenti menyayangiku.

Begitu banyak yang sudah mereka berikan tak bisa dihitung satu per satu. Tapi belum sedikitpun yang bisa aku berikan kepada mereka. Air mata menjadi saksi kesedihanku tiap malam dalam kesunyian. Sedih rasanya belum bisa memberikan yang terbaik untuk ayah ibuku. Hanya sedikit prestasi dan kepatuhanku pada mereka yang saat ini sanggup ku lakukan. Karena kalau aku saat ini bisa mematuhi dan hormat pada orang tuaku insyaallah masadepanku akan jaya dengan iringan doa mereka dan aku percaya itu.

Trimakasih ayah, ibu telah membuatku seperti sekarang ini. Trimakasih telah membiayaiku sekolah dari TK sampai SMK ini. Insyaallah jika Allah mengijinkan aku kuliah disuatu saat nanti, dengan tekat aku ingin membiayai semua sendiri. Mungkin saat ini aku belum sanggup memberikan apapun. Murnik hanya minta do'a ayah ibu semoga aku sukses dan kelak mampu membahagiakan kalian. Aku sudah merasa menjadi beban hidup kalian aku tak ingin menyusahkan kalian dengan biaya kuliah nanti biar nanti aku berusaha mencari sendiri, ingin menikmati hasil dari kerja kerasku tanpa membuat kalian cemas.

Doa kalian adalah jalan yang memudahkan aku melangkah di kehidupan masa depan. Aku bersyukur terlahir dari keluarga sederhana seperti ini karena kesederhanaan keluarga itulah yanh mendorongku untuk kerja keras nanti. Mungkin kalau aku terlahir dari keluarga berada aku tak akan punya pikiran seperti ini.

Sekali lagi Thanks for my mom and my dad untuk semua yang telah engkau berikan dan kalian ajarkan padaku. Semua tak kan pernah ku lupa akan ku jadikan bekal hidup kelak.Maaf aku selalu menyusahkan kalian, maaf jika aku pernah lancang. Terimakasih dan terima kasih untuk semuanya my mom and my dad.


"thanks to my father and my mother pray for me to go to college, got a good job and settle down, I pray you can dispatch the pilgrimage, have their own vehicle, have their own home and I always pray for success. Have an advanced business and my talent into a source of prosperity later life. I always pray for a healthy and humble." Murnik.

0 komentar:

Posting Komentar

 
MurniK Blogger Template by Ipietoon Blogger Template